Gugur sore dibawah kelopak mata
Rembulan mematri dirinya hingga kekuning wajahnya
Pada malam ganjil yang mengubur sepi
segelas embun; menadah air mata pantai
Dari langit kupandang senyum cantik lekuk pucuk daun
Mengiringi ranting retak yang istirahat
Semula ia terjaga oleh burung dan serangga
Dari diamnya ia menoreh kesejukan awal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar