Senin, 12 Maret 2012

Akhwat Sejati

Seorang gadis kecil bertanya pada ayahnya, "Abi ceritakan padaku tentang Akhwat sejati?". Sang ayah pun menoleh sambil kemudian tersenyum: Anakku ... Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya. Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang memesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

Hinaan Perasaan

Oh malam yang sunyi sesunyi hati ku
Aku bagaikan awan yang tak terlihat di malam hari
Namun aku juga bagaikan debu-debu
Yang kian beterbangan tanpa arah

Teman dalam Kematian

Senja berakhir malam pun menyambut gembira
Gemericik suara air terdengar merdu diantara telinga-telinga
Hembusan angin malam mulai terasa menyentuh kalbu
Suara adzan menggema, sejagad rayapun tersenyum
Sembari bersujud pada sang Khalik

Prahara Lalu

Seraut wajah tersenyum dan tertawa terbahak
Berceritakan tentang kehidupan lalu
Bersaksikan bintang-bintang menawan
Yang meluluhkan sejenak prahara-prahara lalu

Melati

Duhai semerbak melati
Kau bius sukma semakin mewangi
Sekian lama tak berjumpa
Kini dahaga mengilang sudah