Sabtu, 21 Juli 2012

Sirah Untuk Amira


Pagi di Pucuk mulut burung
Berkicau menyapu langit biram menyala
Lalu kulit rembulan berwarna perak kembali mengikis
Dan mencium  merang yang hangat untuk tersaji

Rabu, 18 Juli 2012

Melati Berdaun Pelangi


Sebaris gadis syurga memberi khabar
Sepenggal cerita yang tersangkut di awan
Mereka mencoba mencairkan kekhawatiran
Karena mereka tak sepenuhnya bertamu

Tiga Dari Namamu


Dari genggam tanganku mulai terasa
Sentuhan nafas yang tersedat karena kaca
Dikau menumpu lugu lutut yang luka
Pada bangku di istana kabut

Selasa, 17 Juli 2012

Farah


Ia sedang berpelangi
Di atas laut sebagai cermin
Ia juga sedang diatas kereta kencana
Dan menanam tapaknya kedasar