Mas Kindly
Senin, 12 Mei 2014
Akhir Rinduku
Sabarlah, aku sedang berjalan ke arahmu
Rumah yang santun ku puji
Kulihat kau sedang bersandar dipintu
Bermain dalam-dalam dengan lamunan ganjil
Setiap ruas yang terlewati
duri, kaca, kerikil
menyusup di jemari
telapak ini tak mungkin merasakan
Akan kuceritakan nanti malam
Saat dimana hanya kita dan rembulan
Ku tuangkan seribu kata rindu untukmu
Pada kecup merdu pada kening mu nanti
Aku, sedang terjebak pada kerinduan...
Jika kau mengerti
Sabar dan bantulah dengan do'amu yang abadi
Untuk ku saja...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar