adalah sendiri yang terjegal sepi
genderang gelisah mengisyarat hati
mengoyak perihal nama yang hendak hilang
dan akhirnya lumpuh pada rencana yang baru tumbuh
Tertawalah pada pilihan kini
menurutku tak lah beri kisah seperti ini padaku
kau memahami setiap rongga dan lorong yang padam
tanpa perlu teman atau kekasih abadi
Jika jarak dan waktu terhimpit rencana
maka sudilah perdebatan dihimpunkan pada lencana senja
kita berjarak dengan masing-masing tujuan
tanpa perlu tahu aku bagaimana dan engkau bagaimana
Selamat malam....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar