Kaum Bercaping
Pada Merah menyala di ufuk ubun-ubun
Mendiami singgasana sebelum mulai beranjak
Dengar kesenyapan merangkai harmoni
Kabut penutup mata masih terjaga
Kaum penjamah padi mulai melangkah
Walau buta menyelimut hawa dingin
Mereka menebarkan santun untuk yang menguning
Sesampainya pada kita di buatnya menangis
Celah matanya menyeka air mata
Bila terajut sutera mereka tak menampak bersahaja
Kita yang terlatih menjadi manja
Hingga tanah kehidupan kita tak menjadi berharga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar