Dan engkau pada masanya
Terbit melewati
bukit jabal nur
Salam hangat
dari Hawa menyapa
Mampu mencekik
para mulut berbusuk
Tiada wewangi
tertumpah lagi
Kepada tanah
yang dulu suci
Yang tak
sedikitpun darah mengalir sia-sia
Karena langkah
terkadang membawa petaka
Musnahlah hijau
setelah ini
Semua yang
terkandung terbeli untuk pribadi
Derita bayi
berlomba bernyanyi
Memacu sumpah
penderitaan atau kutukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar