Sungguh wajahnya tak sedikitpun berubah
Sama seperti yang tergambar dalam hatiku
Mengiringi rindu penuh Tanya
Ia bagai gelombang samudra yang mengagetkan jantung
Melemahkan nafas saat
tak kusangka melihatnya dengan kebahagiaan
Tulang-tulang yang ku yang kokoh, kuat dan bertenaga sepontan
rapuh.
Ketika kucoba memastikan bahwa benar dirinya
Sungguh kalbu ini menjadi demam menggigil,
Sedangkan waktu memberi kesempatan untukku melihatnya setelah
sekian lama.
Benarkah pesan yang kusimpan ini masih untuk dirinya
Namun bagaimana dengannya
Maukah ia memberi kabar kemabali dalam penantianku selama ini
Yang tak ku paham misteri alam
Yang sedang menuntunku bertemu dengannya.
Ya Rabbi, hamba kalut akan perasaan hamba sendiri
Tunjukanlah kalau memang benar dia bidadari untukku
Sempurnakanlah perasaan kami agar bisa mencapai Mahligai
Cinta
Yang didalamnya penuh keberkahan dari-Mu
Yakinkan perasaan kami bahwa cinta harus tetap dalam
syariatmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar