Minggu, 01 Juli 2012

Untuku Indonesia


Negeriku mengadu pilu
Untuknya menjadi ragu
Rahasia alam pun tersipu malu
Amanat Tuhan belum  terwujud

Nila dalam genangan susu bak melebur
Impian indah teracun nafsu
Raga tak mampu lagi bergerak
Asa pun makin tertunda

Kemerdekaan kini bagai symbol
Yang sudinya berdiri sendiri
Angan-angan juang masa silam
Tertampar oleh pikiran picik

Itukah kita dalam egois
Nestapa namun tak terasa
Dalam urusan sendiri meniti
Olok-olok saling menyerang kebenaran

Nyanyian kebenaran kapan usai
Entah siapa jua yang mengakhiri
Siapkah kita beranjak maju
Impian semu tak berujung

“Apakah kelabu kan tetap kelabu”
Saatnya kita bangun dari tidur
Alam pun hendak berbicara tanpa keraguan
“untuk kita Indonesia tercinta” 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar