Aku mendengar ada tangis merintih
Tentang gadis tanpa alis dimatanya
Kutanya " Apakah kau bersedih?"
Ia pun menjawab " Aku sedih jika Suamiku kelak tak menyentuh
keningku"
Kembali kulugaskan puisiku
Perihal letak tak berbaris
Memaku deru di sudut kelabu
Hingga kemuning sedari kusut sebelum terpetik
Pada rangkaian anggrek bulan di purnama
Bingkaikan saja kesempatan ini
Jika bertemu maka beradu rindulah dengan tepat
Jika bersedia berlabuhlah, tambatkan dengan jangkar
seadanya
Bukan sekuatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar