Kesunyian Tak Bersayap
Aku masih sendiri
Seperti yang tertera
pada jalur sunyi
detik-detik perlahan
mulai mengikis
oleh tangisan langit
yang semakin habis
Pada bahu yang lusuh
Tak ada setetes untuk
membasuh haus
Sisa yang ada hanya
telaga belantara
seperti akan segera
lenyap,lalu menghilang
Tangan-tangan mereka
sepersepuluh
Sedang kita satu
jemari pun enggan untuk berdiri
Masih manja dalam diam
Seperti tertera nama
kita di setiap gunjingan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar